Seorang gadis Jawa adalah sebutir permata, bila ia pendiam tak bergerak-gerak seperti boneka kayu; bicara hanya bila benar-benar perlu dengan suara berisik, sampai semutpun tak mampu mendengarnya; berjalan setindak demi setindak seperti siput: tertawa, halus tanpa suara tanpa membuka bibir; sungguh buruk nian kalau giginya nampak; seperti “luwak”. Pramoedya Ananta Toer – Panggil Aku Kartini Saja – at meong depan kampus moestopo

View on Path

Advertisements